skip to Main Content
Bagaimana Menjaga Engagement Saat Krisis!

Bagaimana menjaga Engagement saat krisis!

Motivasi memegang peranan kunci untuk kesuksesan bisnis. Orang yang merasa engage dengan pekerjaannya serta merasa dihargai akan memberikan dampak positif bagi perusahaan. Namun dalam situasi krisis seperti saat ini, bagaimana caranya agar tim dapat tetap engage dan produktif?

Menjadi pendengar yang baik

Kondisi krisis seperti saat ini memberikan dampak yang berbeda-beda bagi setiap orang. Tentunya bagaimana masing-masing beradaptasi dengan krisis akan berbeda-beda. Karena itu sediakan waktu untuk mendengarkan apa kondisi dari masing-masing anggota tim, dan mencari jalan keluar bersama, termasuk dukungan apa yang dapat diberikan oleh perusahaan. Dengan anda hadir untuk mereka saat masa-masa sulit, akan membangun rasa kepercayaan dengan tim anda.

Memberikan informasi yang up-to-date

Situasi saat krisis cenderung menimbulkan banyak informasi-informasi berseliweran yang tidak jelas, seperti isu, gosip atau salah persepsi. Maka penting bagi anda sebagai leader untuk segera memberikan informasi yang benar sesuai fakta dan terupdate, sebelum isu berkembang serta membantu menenangkan kekhawatiran. Dengan anda menyampaikan berita atau informasi lebih dahulu sebelum muncul isu, membuat orang-orang merasa selalu terdepan dalam memperoleh informasi, maka akan menunjukkan bahwa mereka menjadi prioritas dalam menerima informasi, sehingga dapat menunjang produktivitas mereka.

Mengajak mereka untuk terlibat dalam solusi

Secara umum orang akan mau membantu dan ingin terlibat kedalam suatu bagian yang lebih besar lagi dari dirinya. Maka ditengah situasi krisis, anda tidak perlu memikirkan sendiri semua solusi namun ajaklah tim anda untuk terlibat. Berikan waktu dan kesempatan untuk mereka dapat menyumbangkan ide atau melakukan inisiatif baru sehingga mereka merasa telah melakukan perbedaan dengan keahlian mereka untuk mencapai suatu solusi perubahan. Hal ini akan semakin memperkuat keterikatan tim dengan kondisi dan solusi dari situasi yang ada.

Memberikan penghargaan yang tulus

Jangan lupa untuk memberikan penghargaan atas usaha mereka. Bisa jadi apa yang mereka lakukan diluar dari apa yang menjadi tanggung jawab biasanya atau memerlukan waktu ekstra. Penghargaan yang tulus  dengan mengucapkan terima kasih, melalui cara yang nyaman untuk masing-masing orang. Ada beberapa orang yang senang bila diumumkan secara publik, ada yang mungkin lebih personal seperti tulisan ucapan terima kasih atau kesempatan berdialog secara personal. Dengan memberikan perhargaan sesuai perbedaan masing-masing orang, maka mereka akan merasa dihargai pula sebagai individu sehingga dapat meningkatkan motivasi.

 

Nila Widowati, Asian Leadership Centre, ©️ 2020   nwidowati@asian-leadership.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top